القِرَاءَةُ هِيَ عَيْنُ المَعْرِفَةِ


 

القِرَاءَةُ هِيَ عَيْنُ المَعْرِفَةِ

القِرَاءَةُ هِيَ عَيْنُ المَعْرِفَةِ ، وَغِذَاءُ العَقْلِ، إِنَّهَا السَّبِيْلُ الأَوَّلُ لِتَوْسِيْعِ المَدَارِكِ، وَتَطْوِيْرِ المَعْلُوْمَاتِ، وَكَسْبِ الثَّقَافَةِ، وَالمُحَرِّضِ عَلىَ الإِبْدَاعِ وَالاِبْتِكَارِ، بَلْ هِيَ حَجَرُ الأَسَاسِ فِي تَقَدُّمِ الأُمَمِ، وَرَقْيِ الشُّعُوْبِ، وَالأُمَّةُ الوَاعِيَةُ المُتَفَوِّقَةُ، هِيَ الأُمَّةُ القَارِئَةُ.

وَالقِرَاءَةُ هِيَ أَهَمُّ المَهَارَاتِ التَّيِ يَجِبُ عَلىَ الإِنْسَانِ التَّسَلُّحُ بِهَا، لِأَنَّهَا رَفِيْقَةُ أَمْرِهِ، وَصَدِيْقَةُ دَرْبِهِ، وَزَادَ عَقْلِهِ، وَلَيْسَ هُنَاكَ أَجْمَلُ مِنْ وَصْفِ أَدِيْبِ العَرَبِيَّةِ الكَبِيْرِ الجَاحِظِ لِلْكِتَابِ بِقَوْلِهِ: “……..وَالكِتَابُ هُوَ الَّذِي إِذَا نَظَرْتَ فِيْهِ، أَطَالَ مَتَاعَكَ، وَشَحَذَ طِبَاعَكَ، وَبَسَطَ لِسَانَكَ، وَجَوَّدَ بَيَانَكَ، وفَخَّمَ أَلْفَاظَكَ، وَنَجًّحَ نَفْسَكَ، وَعَمر صدرك، وَمَنَحَكَ تَعْظِيْمَ العَوَّامِ، وَصَدَاقَةَ المُلُوْكِ، وَعَرَفْتَ بِهِ فِي شَهْرٍ، مَا لاَ تَعْرِفُهُ مِنْ أَفْوَاهِ الرِّجَالِ فِي دَهْرٍ، إِنَّهُ خَيْرُ أَنِيْسٍ وَجَلِيْسٍ.

وَمِمَّا يَدْعُو إِلَى الحَزَنِ والأَسَى الشَدِيْدِيْنَ، أَنَّ أُمَّة ” اِقْرَأْ” لاَ تَقْرَأُ، عِلْمًا أَنَّ القِرَاءَةَ هِيَ أَوَّلُ أَمْرٍ، فِي أَوَّلِ سُوْرَةٍ نُزِلَتْ عَلَى رَسُوْلِنَا الكَرِيْمِ، بِمَا فِيْهَا مِنْ مَعَانٍ عَظِيْمَةٍ، حِيْنَ أُكَّدَتْ خَمْسَ مَرَّاتٍ عَلىَ العِلْمِ وَالقِرَاءَةِ، بِمَا يَدُلُّ عَلَى أَهَمِّيَتِهَا فِي حَيَاةِ الإِنْسَانِ.

 

 

MEMBACA ADALAH MATA PENGETAHUAN

 

Membaca adalah mata pengetahuan, dan gizi bagi akal, membaca adalah ….jalan pertama untuk meluaskan pandangan ilmu. Jalan pertama untuk mengembangkan pengetahuan, Jalan pertama mendapatkan ilmu, pengetahuan, seni dan budaya, Jalan pertama untuk memotivasi keinginan menciptakan sesuatu yang baru

Bahkan…membaca adalah batu asas pondasi bagi majunya suatu bangsa, membaca adalah batu asas pondasi kemuliaan suatu bangsa. Dan umat yang maju dan unggul adalah….UMAT YANG MEMBACA.

 

Membaca adalah kemahiran paling penting, yang wajib bagi manusia mempersenjatai dengannya, karena membaca adalah teman yang menyertai urusannya, karena membaca adalah sahabat perjalannya dan penambah akalnya.Tidak ada gambaran tentang kitab yang lebih indah dari gambaran yang ditulis oleh sastrawan arab yang terkemuka yaitu al-Jahid tentang kitab, dia berkata: “….Dan kitab adalah sesuatu yang jika engkau meilihatnya, dia akan menjadikanmu senang dalam waktu yang lama, dia akan mengasah tabiatmu, membentangkan lisanmu, membaguskan caramu menerangkan, membuat banyak ucapan-ucapanmu (saat bercerita), ‘memakmurkan jiwamu’ ” memberikanmu pengagungan orang awam, dan memberikan padamu kecintaan para raja/penguasa. Dengan membaca engkau akan mengetahui kejadian yang terjadi selama sebulan, hal-hal yang tidak akan engkau ketahui dari mulut-mulut manusia yang bercerita padamu sepanjang masa. Kitab adalah sebaik-baik teman duduk.

 

Dan sesuatu yang membuat sedih dan duka yang sangat, bahwasanya umat “IQRA” (umat Islam), mereka tidak membaca, padahal telah diketahui bahwa “membaca” adalah sauatu perkara perintah yang terdapat dalam surat (al-Alaq) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, ayat-ayat  yang di dalamnya mempunyai kandungan makna yang agung, saat 5 kali menegaskan tentang ilmu dan membaca, yang menunjukkan betapa pentingnya “MEMBACA” dalam kehidupan manusia.

 

NASEHAT:

 

Membacalah wahai “umat Iqra”, karena Allah ta’ala berfirman:

 

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ *  خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ * اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ  *  الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ * عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

 

  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. yang mengajar (manusia) dengan pena. 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

 

 

Bacalah al-Qur’an, bacalah hadits-hadits Nabi, bacalah buku-buku akidah yang menyeru kepada akidah Nabi, akidah para sahabat Nabi, akidah para salafusshalih. Dan bacalah buku-buku yang membuatmu takut kepada Allah, kembali bertaubat kepada Allah dan menuntunmu ke jalan Allah. Dan bersyukurlah atas nikmat membaca saat kita sehat.

 

Sby 28 Nov 2018/20 Rabiul Awwal 1440 H

Disarikan Abuhasan Arif dari berbagai kitab.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s